Seputar Berita Terkini dan Terupdate SeIndonesia

Hina Islam Di Media Sosial, Warga Malaysia Dipenjara 10 Tahun

Hina Islam Di Media Sosial, Warga Malaysia Dipenjara 10 Tahun

Hina Islam di Media Sosial, Warga Malaysia Dipenjara 10 Tahun

Jakarta, K24news Indonesia – Seorang warga Malaysia dijerat hukuman penjara 10 tahun karena menghina Islam dan Nabi Muhammad di jejaring sosial.

Inspektur Jenderal Kepolisian Malaysia, Mohammad Fuzi Harun, mengatakan kepada Reuters bahwa pelaku yang tidak diungkap identitasnya itu sudah mengaku salah atas 10 tuntutan penyalahgunaan jaringan komunikasi.

Dalam tiap tuntutan, warga Malaysia tersebut terancam hukuman penjara 10 tahun atau denda hingga 50 ringgit. Dengan demikian, tersangka tersebut terjerat hukuman penjara 10 tahun.

Sementara itu, 2 pengguna medsos lainnya di Malaysia juga mengaku bersalah menghina Islam. Sidang pembacaan putusan bagi ke-2 tersangka tersebut baru akan digelar Senin (11/3).

Lihat juga: Setahun Hilangnya MH370 Dan Lima Teori Liar

2 warga lainnya juga tersandung kasus serupa, tapi mengaku tidak bersalah. Kini, mereka sedang berada di dalam tahanan.

K-4 orang itu diadili di bawah Undang-Undang mengenai pemicu ketidaharmonisan rasial, penghasutan, dan penyalahgunaan jaringan komunikasi.

“Kepolisian mengimbau publik untuk tidak menyalahgunaan media sosial atau jaringan komunikasi untuk mengunggah atau membagikan berbagai bentuk provokasi yang dpaat menyebabkan gesekan rasial atau keagamaan, menyebabkan ketegangan rasial di masyarakat yang beragam di negara ini,” kata Mohammad.

Lihat juga: Kakak Tiri Anne Frank Bertemu Remaja Yang Foto Salam Nazi

Hukuman ini disebut-sebut sebagai yang terparah di Malaysia. Keputusan ini diambil di tengah upaya pemerintah Malaysia untuk meredam ketegangan rasial dan keagamaan.

Sebelumnya, Menteri Agama Malaysia, Mujahid Yusof Rawa, mengatakan bahwa Kementerian Hubungan Islam sudah membentuk 1 unit untuk memantau semua tulisan dan komunikasi yang menghina Islam dan Nabi Muhammad.

Dia menekankan bahwa kementeriannya tidak akan berkompromi dengan tindakan apa pun yang menghina agama. Mereka mendesak agar semua pelaku penghinaan semacam itu diganjar dengan hukuman setimpal.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *