Seputar Berita Terkini dan Terupdate SeIndonesia

BPBD Kalimantan Tengah Deteksi 49 Titik Panas Akibat Karhutla

BPBD Kalimantan Tengah Deteksi 49 Titik Panas Akibat Karhutla

Ilustrasi penanganan kebakaran hutan.

Jakarta, K24news Indonesia – Berdasarkan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Tengah, hingga Kamis (15/8) pada pukul 18.00 WIB, diketahui terdapat 49 titik panas akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Titik panas yang diungkap dari data Lapan Fire Hotspot itu terdeteksi berada di tujuh kabupaten dan 1 kota di Kalimantan Tengah. Lokasinya yakni Kabupaten Pulang Pisau 21, Barito Selatan 9, Kapuas 8, Barito Timur 4, Kotawaringin Timur 2, Lamandau 2, Seruyan 1, dan Kota Palangkaraya 2.

Lihat juga: Surabaya Larang Pengusaha Pakai Kantong Plastik Sekali Pakai

BPBD Provinsi Kalimantan Tengah juga melaporkan kualitas udara di Palangkaraya berada dalam kategori sedang hingga tidak sehat dampak titik panas. Sementara di wilayah lain seperti pangkalan Bun, Sampit dan Muara Teweh menunjukkan kualitas udara baik.

Asap karena karhutla juga mempengaruhi jarak pandang, tercatat di Pangkalan Bun dan Sampit sejauh 9 km, Palangkaraya 6 km, Buntok 5 km, dan Muara Teweh 4 km.

Antisipasi

BPBD Provinsi Kalteng menjelaskan upaya memadamkan api dan titik panas terus dilakukan. Sebanyak 1.512 personel gabungan dari warga, TNI, dan Polri diterjunkan untuk menangani situasi, melakukan operasi pemadaman, dan pendinginan.

Lihat juga: Polda Jatim Kesulitan Panggil Tersangka Jalan Gubeng Amblas

Personel di darat juga mendapat bantuan dari petugas udara melalui pengiriman helikopter untuk melakukan pengeboman air dan patroli. Sejumlah helikopter melakukan pengeboman air di beberapa titik, seperti helikopter jenis Mi-7 melakukannya di wilayah Bukit Tunggal dan Marang.

Total 2 sorti pengeboman di wilayah tersebut menghabiskan air sebanyak 160.000 liter atau dengan 40 kali pengeboman.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *