Seputar Berita Terkini dan Terupdate SeIndonesia

Ronaldo Mengkhawatirkan Kondisi Neymar

K24News Indonesia – Megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo, ternyata turut memperhatikan pemberitaan soal bintang Paris Saint-Germain, Neymar. Dia khawatir setiap pemberitaan miring tentang pemain asal Brasil itu bakal berpengaruh dengan penampilannya di atas lapangan.

Neymar menjadi salah satu pemain yang menyorot perhatian pada bursa transfer musim panas terkini. Dia secara mengejutkan mengaku sudah tidak lagi betah di Paris.

Pernyataannya tersebut sontak mengundang reaksi keras dari manajemen klub. Bahkan, pemilik klub, Nasser Al-khelaifi, sampai turun tangan dalam menangani kasus ini dan mengecam tindakan pemain 27 tahun itu.

Lihat juga:Fan Liverpool Marah Gagal Dapat Tiket Gratis Liga Champions

Kondisi tersebut menjadikan eks penggawa Barcelona itu santapan empuk media. Apa pun gerak-gerik Neymar, selalu jadi bahan pemberitaan.

Melihat kondisi rekan sejawatnya, Ronaldo ikut menyampaikan simpati. Dia berharap Neymar tetap kuat sehingga pemberitaan seperti apapun tidak bakalan berpengaruh besar karena dia adalah salah satu bintang masa depan.

“Saya khawatir karena saya senang melihatnya bermain. Dia adalah pemain yang hebat dan saya cukup akrab dengannya,” kata eks penggawa Real Madrid dikutip The Sun.

Lihat juga: Alisson Sejajar dengan Kiper Top Liga Inggris

“Memang ada banyak pembicaraan tentangnya. Dia ke Madrid, Barca, juga Juve,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Ronaldo menyadari bagaimana media sangat tertarik untuk memberitakannya. Sebab, dia merupakan pemain besar.

“Itulah tugas media. Karena Anda harus menjual berita. Tapi, saya pikir dia akan bertahan di Paris. Dan jika tidak, dia akan mencari tempat di mana dia bisa bahagia dan mengekspresikan permainannya dengan baik,” ujar Ronaldo.

“Terlepas di mana dia akan bermain, sangat penting untuknya bisa menjaga diri dan tidak cedera. Itulah yang saya inginkan untuknya,” ungkap dia.

Fan Liverpool Marah Gagal Dapat Tiket Gratis Liga Champions

Liverpool

Suporter Liverpool kecewa gagal dapat tiket VIP Liga Champions. (Reuters/Carl Recine)

Jakarta, K24news Indonesia — Ratusan penggemar Liverpool diberi harapan palsu oleh perusahaan Zavvi yang mengabarkan mereka memenangkan tiket VIP final Liga Champions 2019.

Final Liga Champions akan mempertemukan sesama klub Inggris, Tottenham Hotspur vs Liverpool di Wanda Metropolitano, Madrid, Sabtu (1/6) waktu setempat atau Minggu dini hari WIB.

Lihat juga: Alisson Sejajar dengan Kiper Top Liga Inggris

Dilansir dari Liverpool Echo pada Sabtu (11/5), penggemar Liverpool berang setelah tahu bahwa pesan tentang mendapat tiket VIP final Liga Champions merupakan kesalahan yang dilakukan Zavvi.

Perusahaan asal ritel asal London tersebut menjadi tuan rumah penyelenggara sebuah kompetisi yang berafiliasi dengan Mastercard dengan hadiah utama tiket final Liga Champions.

Liverpool
Liverpool akan menghadapi Tottenham di final Liga Champions. (Reuters/Paul Childs)

Awalnya, para penggemar sepak bola ini kegirangan menerima sebuah email yang memberitahu mereka telah memenangkan tiket ke Madrid.

“Kami di sini, Zavvi, mengucapkan selamat yang sebesar-besarnya karena Anda telah terpilih sebagai pemenang kompetisi Mastercard kami. Anda memenangkan tiket perjalanan VIP untuk dua orang dewasa, untuk menghadiri final Liga Champions di Madrid pada 2019,” demikian bunyi email tersebut.

Paket VIP tersebut termasuk dua tiket pertandingan final, akomodasi dua malam di hotel bintang empat, uang saku, biaya perjalanan, dan asuransi. Akan tetapi, belakangan Zavvi mengakui ada kesalahan dalam pengumuman tersebut.

“Kami memohon maaf yang tak terhingga karena telah memberikan harapan kepada pelanggan setia kami. Sayangnya, hanya ada satu pemenang,” kata juru bicara Zavvi.

Senada, juru bicara Mastercard juga menyampaikan kekecewaannya. “Kami pun sangat kecewa dengan kejadian ini dan bersimpati kepada banyak orang yang salah dihubungi oleh Zavvi. Kami telah meminta Zavvi untuk mengklarifikasi dan segera menyelesaikan masalah ini,” katanya.

Lihat juga; Dipermalukan Manchester United, Ancelotti Ejek Pelatih PSG Supaya Bunuh Diri

Sementara itu, sebagian penggemar tetap merasa tidak puas dengan permohonan maaf tersebut.

“Saya sangat senang dengan rencana liburan bersama ibu saya yang cacat. Sudah 15 tahun kami tidak liburan. Kejadian ini benar-benar mematahkan hati saya dan ibu. Anda memalukan, Zavvi,” ucap salah seorang penggemar.

Alisson Sejajar dengan Kiper Top Liga Inggris

Alisson

Alisson cetak 20 clean sheet di Liga Primer Inggris sejauh ini. (Action Images via Reuters/Paul Childs)

Jakarta, K24news.me Indonesia — Kiper LiverpoolAlisson Becker kini tercatat sejajar dengan penjaga gawang top Liga Primer Inggris usai mencetak rekor 20 kali clean sheet di musim ini.

Torehan clean sheet 20 kali dibuat Alisson usai The Reds mengalahkan Huddersfield Town 5-0 di Stadion Anfield, Sabtu (27/4) dini hari WIB.

Lihat juga: Dipermalukan Manchester United, Ancelotti Ejek Pelatih PSG Supaya Bunuh Diri

Alisson bergabung dengan empat kiper legenda Liga Inggris lainnya seperti Peter Schmeichel, Petr Cech, Edwin van der Sar, dan Pepe Reina.

Peter Schmeichel meraih 20 kali clean sheet pada musim 1994/1995 bersama Manchester United. Ketika itu Setan Merah finis di peringkat kedua pada akhir musim di bawah Blackburn Rovers.

Petr Cech memiliki rapor lebih gemilang dengan 24 clean sheet di musim 2004/2005 bersama Chelsea. Torehan sensasional itu juga yang membuat The Blues juara di musim tersebut.

Alisson
Alisson bisa melewati pencapaian Reina saat di Liverpool. (REUTERS/Tony Gentile)

Kiper Liverpool ketika itu Pepe Reina punya rekor yang sama dengan Schmeichel di musim 2005/2006 dengan 20 kali clean sheet. Reina kembali menorehkan hasil serupa tiga musim berikutnya pada 2008/2009.

Reina pun memberikan pesan selamat kepada mantan kiper AS Roma tersebut dengan pencapaian gemilangnya di musim perdana bersama Merseyside Merah.

“Selamat Alisson dan Liverpool. Ayo pertahankan itu untuk pencapaian lainnya. Hal yang fantastis untuk musim pertamanya,” tulis Reina di Twitter.

Edwin van der Sar sedikit lebih baik dari Schmeichel dan Reina namun tidak bisa melewati rekor Cech. Kiper asal Belanda itu 21 kali clean sheet di musim 2008/2009 yang membawa Man United juara Liga Inggris ke-18 kalinya.

Dengan Liverpool menyisakan dua pertandingan Liga Primer Inggris, Alisson berpeluang menyalip rekor Schmeichel, Reina, dan Van der Sar. Tetapi kiper berusia 26 tahun itu tidak dapat melewati rekor clean sheet Cech sebanyak 24 pertandingan.

Lihat juga: 5 Pemain Manchester United Yang Absen Turut Rayakan Kemenangan

Dengan mencatatkan clean sheet lebih banyak di musim ini Alisson berpeluang meraih penghargaan Kiper Terbaik Liga Primer Inggris. Kendati demikian Liga Primer Inggris mencatat Alisson memiliki jumlah blunder cukup banyak, yaitu sebanyak tiga kali.