Seputar Berita Terkini dan Terupdate SeIndonesia

Barcelona Luar Biasa 2-0 atas Dortmund di Babak Pertama

Jakarta, K24news Indonesia – Barcelona unggul 2-0 atas Borussia Dortmund dalam laga kelompok F Uni Champions di Gelanggang Camp Nou, Kamis (28/11) dini hari WIB.

Bek kiri Nico Schulz refleks mendapati suasana memahat gol di menit ke-2 tes pertama Schulz finis merebut operan dari Achraf Hakimi membentur tembok benteng Barcelona. Schulz ki mencatat batas ke-2 tapi sontekannya melebar.

Ousmane Dembele hampir bisa saja mewakafkan kekuatan untuk Barcelona di menit ke-12 jika tendangannya sebentar lebih kencang. Dembele memiliki lokasi ideal memahat gol, sekalipun tendangannya sedang terlalu terbelakang dan bisa ditangkap penjaga gawang Mimik Burki.

Lihat Juga: Manchester United Siapkan Anjuran Rp1,4 Triliun untuk Beli Declan Rice

Sampai dengan perkelahian  melangkah 15 menit, Dortmund cukup sukses menyedekahkan pemberontakan akan Barcelona. Tuan Rumah tidak terlalu mendominasi karena Dortmund wahid beberapa kali memiliki kesempatan memainkan bola.

Luis Suarez sukses membongkar gawang Dortmund pada menit ke-22 selesai memakai umpan terobosan Lionel Messi. Malahan gol itu dianulir setelah orang tengah Clement Turpin mengevaluasi gol itu lewat VAR karena Suarez dianggap Offside.

Selesai suasana Suarez, Dortmund refleks  memiliki ajal mirip lewat Schulz. Dapat sekalipun tendangan Schulz tidak membahayakan Marc Andre Ter Stegen.

Gol dari Barcelona buntutnya tercipra di menit ke-29 lewat kaki Suarez. Setelah berhasil operan akurat dari Messi, Suarez keculai sekali melunasi kontrol bola sebelum mencukil gol.

Lihat juga: Bagaimana Perasaan Jurgen Klopp Saat Melihat Liverpool Hampir Kalah?

Keunggulan 1-0 seperti mencurahkan mengatakan tutup sekat Dortmund, Barcelona pun leluasa meneruskan tekanan serangan berendeng dilakukan Blaugrana di menit  ke-32. Padahal fusi Antoine Griezmann dengan Suarez belum menjelmakan gol.

Gol ke-2 Barcelona terlebih datang dari kaki Lionel Messi di menit ke-35. Gol itu awal dari penyimpangan Mats Hummels dalam membuang bola yang jatuh di kaki pemain Barcelona.

Bola lalu di oper ke Suarez. El Pistolero spontan mengoper bola buat Messi yang berjalan ke sisi kiri dan dalam situs bebas. La Pulga pun tidak memiliki beban memperoleh gol.

Tidak ada gol di sisa pertandingan Barcelona unggul 1-0 atas Dortmund di babak pertama.

Ronaldo Mengkhawatirkan Kondisi Neymar

K24News Indonesia – Megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo, ternyata turut memperhatikan pemberitaan soal bintang Paris Saint-Germain, Neymar. Dia khawatir setiap pemberitaan miring tentang pemain asal Brasil itu bakal berpengaruh dengan penampilannya di atas lapangan.

Neymar menjadi salah satu pemain yang menyorot perhatian pada bursa transfer musim panas terkini. Dia secara mengejutkan mengaku sudah tidak lagi betah di Paris.

Pernyataannya tersebut sontak mengundang reaksi keras dari manajemen klub. Bahkan, pemilik klub, Nasser Al-khelaifi, sampai turun tangan dalam menangani kasus ini dan mengecam tindakan pemain 27 tahun itu.

Lihat juga:Fan Liverpool Marah Gagal Dapat Tiket Gratis Liga Champions

Kondisi tersebut menjadikan eks penggawa Barcelona itu santapan empuk media. Apa pun gerak-gerik Neymar, selalu jadi bahan pemberitaan.

Melihat kondisi rekan sejawatnya, Ronaldo ikut menyampaikan simpati. Dia berharap Neymar tetap kuat sehingga pemberitaan seperti apapun tidak bakalan berpengaruh besar karena dia adalah salah satu bintang masa depan.

“Saya khawatir karena saya senang melihatnya bermain. Dia adalah pemain yang hebat dan saya cukup akrab dengannya,” kata eks penggawa Real Madrid dikutip The Sun.

Lihat juga: Alisson Sejajar dengan Kiper Top Liga Inggris

“Memang ada banyak pembicaraan tentangnya. Dia ke Madrid, Barca, juga Juve,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Ronaldo menyadari bagaimana media sangat tertarik untuk memberitakannya. Sebab, dia merupakan pemain besar.

“Itulah tugas media. Karena Anda harus menjual berita. Tapi, saya pikir dia akan bertahan di Paris. Dan jika tidak, dia akan mencari tempat di mana dia bisa bahagia dan mengekspresikan permainannya dengan baik,” ujar Ronaldo.

“Terlepas di mana dia akan bermain, sangat penting untuknya bisa menjaga diri dan tidak cedera. Itulah yang saya inginkan untuknya,” ungkap dia.

Awas Barcelona, Real Madrid Sudah Lupakan Ronaldo

Awas Barcelona, Real Madrid Sudah Lupakan Ronaldo Real Madrid sudah mulai bisa melupakan Cristiano Ronaldo dan bisa jadi sinyal bahaya bagi Barcelona.

Jakarta, K24News Indonesia – Tanpa kehadiran Cristiano Ronaldo, Real Madrid semakin terang benderang menunjukkan tanda-tanda kebangkitan mereka kepada Barcelona.

Indikasi yang paling jelas adalah ketika Los Blancos mempermalukan Atletico Madrid 3-1 di markas lawannya itu, Stadion Wanda metropolitano pada lanjutan La Liga Spanyol, Sabtu (9/2) waktu setempat.

Ini menjadi kemenangan pertama Madrid atas Atletico di Wanda Metropolitano di La Liga Spanyol setelah pada pertemuan sebelumnya di stadion itu berakhir imbang.

Madrid tampaknya sudah melupakan rasa getir kehilangan Cristiano Ronaldo yang hengkang ke Juventus. Tentu saja hal ini jadi alarm bagi rival utama mereka, Barcelona.

Lihat juga: Listrik Ribuan Rumah Di Sydney Padam Usai Badai Besar

Pasalnya, Madrid sebelumnya selalu dibawah bayang-bayang bintang asal Portugal tersebut. Buktinya pada awal-awal laga performa Los Blancos anjlok tanpa kehadiran mesin gol tersebut.

Madrid bahkan sempat berada di posisi kesembilan klasemen sementara La Liga usai dihajar Barcelona 5-1 di Stadion Camp Nou pada pekan ke-10.

Total 6 kali kekalahan diderita Los Blancos membuat mereka sempat jadi pesakitan.

Real Madrid
Real Madrid mampu menahan imbang Barcelona 1-1 di Stadion Camp Nou pada leg pertama semifinal Copa del Rey.

Kondisi itu membuat Julen Lopetegui yang sempat menangani El Real terdepak dari jabatan pelatih di skuat itu. Diambil alih Santiago Solari yang pernah bekerja dibawah Zinedine Zidane mengurusi tim cadangan, kondisi tim itu tidak langsung membaik.

Butuh rentetan drama di antara para pemain Madrid untuk bangkit. Bahkan, sejumlah pemain sempat meratapi kepergian Ronaldo yang membuat mereka anjlok.

Perlahan tapi pasti, Madrid mulai merangkak dari keterpurukan. Tepatnya saat madrid mengalahkan Sevilla 2-0 pada pekan ke-20, seoalah menjadi awal kebangkitan Madrid.

Sejak kemenangan itu, Madrid belum 1 pun mengalami kekalahan dalam 7 laga kebelakang di seluruh kompetisi. Di La Liga Spanyol, mereka menang 5 kali beruntun.

Ujian sesungguhnya bagi Madrid untuk bangkit ketika menghadapi Barcelona pada leg pertama semifinal Copa Del Rey di Stadion Camp Nou yang terkenal angker bagi mereka. Jarang sekali El Real selamat di Stadion itu, minimal dengan hasil imbang.

Atletico Madrid
Atletico Madrid dikecundangi Real Madrid 3-1 do Stadion Wanda Metropolitano

Solari kemudian menampik prediksi yang menjagokan Barca menang pada laga El Clasico tersebut. Madrid setidaknya mampu menahan imbang Blaugrana 1-1 dengan racikan sang juru taktik.

Menariknya, Solari tetap mematenkan strategi menyerang dengan formasi 4-3-3. Di lini depan, mereka memainkan trio Lucas Vazquezm Karim Benzema, dan penyerang muda Vinicius Junior.

Keberadaan Vinicius sempat diragukan, mulai menjadi bahan bakar bagi Madrid di lini depan. Kehadirannya mampu mendongkrak daya eksplosif El Real membongkar pertahanan lawan.

Lihat juga: 4 Dekade Revolusi Iran, Khamenei Sebut Matilah Amerika

Permainan cepat Vinicius benar-benar merepotkan lawan dengan pergerakannya yang menusuk jantung pertahanan dari sayap. Meski demikian, dia memang belum cukup padu karena beberapa kali salah koordinasi di lini depan.

Madrid juga mampu melewati ujian derby sekota melawan Atletico dengan rapor sangat bagus. Solari nyaris tidak mengubah komposisi tim. Di lini depan, dia tetap memasang trio VBV (Vazquez, Benzema, dan Viniciuz) di lini depan.

Gareth Bale
Tampil bukan sebagai starter, Gareth Bale masih bisa mencetak gol ke gawang Atletico Madrid.

Trio tersebut tercatat sudah mengemas 13 gol dari total 40 gol Madrid di La Liga Spanyol. Benzema yang terbanyak yakni 10 gol, Vinicius 2 gol, sedangkan Vazquez 1 gol.

Belum lagi di lini tengah, keberadaan Casemiro, Luka Modric, dan Toni Kroos masih amat diandalkan dalam menetralkan serangan lawan, sekaligus menjadi lini kedua membantu serangan di depan.

Terbukti Atletico dibuat terkejut setelah gawangnya kebobolan oleh Casemiro di menit ke-16. Itu merupakan rekor kemasukan tercatat yang diderita tuan rumah di Wanda Metropolitano.

Alhasil, Los Rojiblancos menjadi korban kebangkitan Madrid dengan menelan kekalahan 1-3 berkat gol Casemiro, penalti Sergio Ramos, dan Gareth Bale yang masuk menggantikan Vinicius di menit ke-57.

Tidak bisa dipungkiri pula, sejumlah kontroversi keputusan wasit membuat kemenangan Madrid sedikit ternoda. Namun, kita juga tidak bisa menutup mata upaya berani dan taktis Solari yang justru menerapkan permainan menyerang dengan pola andalan 4-3-3.

Keberhasilan Madrid kelaur dari tekanan di 15 menit awal memang menjadi kunci bagi mereka memenangkan pertandingan itu.

Lihat juga: Sutopo Ingin Jokowi Prabowo Adu Visi Soal Kebencanaan

Pasalnya setelah itu, Los Blancos balik menekan pertahanan Atletico. Kondisi tersebut menyulitkan tuan rumah dalam menyusun transisi menyerang karena terus ditekan hingga ke pertahanan Atletico.

Berdasarkan catatan Livescore, Madrid bahkan total menguasai permainan hingga 65% sepanjang pertandingan!

Dilansir dari Whoscored, Madrid juga lebih banyak melepaskan tembakan yang mengarah ke gawang yakni 4 kali. Sedangkan Atletico hanya mampu membuat 2 shot on target.

Los Blancos juga hanya menciptakan 5 kali tembakan melenceng jika dibandingkan Atletico yang mencapai 9 kali percobaan tidak menemui target.

Manajemen Krisis Santiago Solari

Lagi-lagi, kecekatan Solari dalam manajemen krisis tampaknya mulai dirasakan berbuah manis bagi Madrid. Bukan hanya Vinicius yang mulai lebih sering mengisi posisi starter, sejumlah nama yang awalnya jarang dimainkan, diberikan kesempatan untuk tampil.

Sebut saja nama-nama lain seperti Alvaro Odriozola, Sergio Reguilon, dan Dani Ceballos mulai mendapat tempat di skuat Los Blancos.

Solari berani mencadangkan pemain-pemain bintang yang sebelumnya selalu menjadi andalan seperti Marcelo, Gareth Bale, dan Marco Asensio dan menurunkan pemain muda seperti Odriozola, Reguilon, Ceballos, dan Vinicius.

Solari
Keberanian dan kepintaran Solari dalam manajemen krisis mulai membuahkan hasil manis.

Khusus untuk Reguilon, dia mulai menjadi pilihan sebagai starter dalam 5 laga beruntun di La Liga Spanyol. Perannya mulai menggeser Marcelo di posisi bek kiri.

Terakhir kali Marcelo dimainkan sebagai starter di Liga Spanyol saat Los Blancos kalah 0-2 dari Real Sociedad.

Keberanian pelatih 42 tahun tersebut dalam memarkir pemain berstatus bintang di bangku cadangan. Pilihannya ini seolah menjadi obat pula bagi Madrid untuk keluar dari ‘kecanduan’ terhadap Ronaldo yang sudah tidak lagi di klub tersebut.

Lihat juga: Militer AS Sebut Tentara Venezuela Kelaparan

Juru taktik Atletico, Diego Simeone pun sepertinya cukup paham ketika dia enggan menjawab pertanyaan terkait efek kepergian Ronaldo bagi Los Blancos jelang laga Derby Madrid tersebut.

Kemenangan El Real di Derby Madrid itu pun sekaligus mengerek posisi mereka ke peringkat kedua klasemen pekan ke-23 Liga Spanyol, menggusur Atletico.

Madrid untuk sementara ini hanya selisih 5 poin dari Barcelona di puncak klasemen. Barcelona tentu harus lebih waspada karena Los Blancos mulai membuktikan sudah melupakan Cristiano Ronaldo.

Barcelona Kalah Lagi Tanpa Messi

Sevilla vs Barca

K24news – Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde mengaku tidak menyesal telah mengistirahatkan LIonel Messi. Ketika Barca takluk 0-2 dari Sevilla pada leg pertama perempat final Copa Del Rey 2018/19, Kamis (24/1) dini hari nanti. Barca kembali gagal memberikan permainan terbaik mereka ketika tampil tanpa sang megabintang.

Valverde sendiri mengaku sengaja mengistirahatkan Messi untuk memberinya kesempatan menjaga kebugaran. Keputusan ini memang sempat diragukan, sebab Barca selalu gagal tampil baik ketika Messi tidak bermain.

Terbukti, hal serupa sebenarnya terjadi di babak 16 besar Copa Del Rey beberapa waktu lalu. Di leg pertama, Barca bermaain tanpa Messi dan takluk 1-2 dari Levante, tapi mereka berhasil membalas 3-0 di leg kedua, tentu bersama Messi.

Kondisi ini menegaskan bahwa Valverde masih belum menemukan cara yang tepat untuk merotasi skuat Barca.

Barcelona Tidak Menyesal

Kekalahan itu terlalu mengecewakan, Valverde mengakui itu. Terlebih, Sevilla merupakan tim kuat, Barca mungkin harus berjuang lebih keras di leg kedua. Pun demikian, Valverde tetap tidak menyesal.

“Saya tidak menyesal. Itulah yang harus saya perbuat,” tegas Valverde di konferensi pers, dikutip dari fourfourtwo.

“Memang benar bahwa hari ini saya membuat beberapa perubahan yang saya pikir meerupakan pilihan terbaik.”

 

Frenkie De Jong Mulai Lelah dengan Spekulasi Masa Depannya

Spekulasi Masa Depannya

Frenkie De Jong saat membela timnas Belanda

K24NEWS.ME – Bintang muda Ajax Amsterdam, Frenkie de Jong berharap polemik dan spekulasi soal masa depannya segera berakhir. Dia tak ingin hal-hal seperti itu mengganggu konsentrasinya di lapangan.

Pemain 21 tahun ini kabarnya terus dikejar beberapa klub besar. PSG, Manchester City, dan Barcelona adalah beberapa nama yang terus dikaitkan dengan Frenkie De Jong. Hingga kini, PSG berada di barisan terdepan.

Meski demikian, De Jong tak mau membuat keputusan gegabah. Dia sedang berada di titik krusial dalam perjalanan kariernya, dan keputusan apa pun yang dia buat haruslah dipikirkan dengan matang sebelumnya.

De Jong juga tak suka pembicaraan yang terlalu berlebihan di media. Baca komentar selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

Secepat Mungkin Frenkie de Jong

Sebagai pemain muda, De Jong hanya ingin berkonsentrasi bermain. Dia tak mau spekulasi soal masa depannya terus meluas dan justru mengganggu konsentrasinya di lapangan.

“Saya tak akan membuat keputusan ceroboh, tapi saya ingin menjelaskan situasi saya secepat mungkin. Saya tak tahu apakah saya akan membagikan keputusan ini kepada publik,” tegas De Jong di fourfourtwo.

De Jong memang dinilai sebagai gelandang muda potensial. Sudah banyak pelatih dan pemain-pemain senior yang mengomentari performa apik De Jong sebagai gelandang cerdas yang mampu mengatur ritme permainan tim.

Rumor Barca

De jong

Juga, De Jong membantah rumor dia akan bergabung dengan Barcelona. Gosip bergabungnya De Jong ke Barca dimulai saat dia terlihat berjalan-jalan di kota indah Spanyol tersebut, tapi De Jong memastikan dia hanya sedang berlibur.

“Ketika saya di Barcelona, orang-orang berpikir saya akan bergabung dengan mereka, tapi tidak demikian.”

“Semua orang tahu bahwa saya pikir Barcelona adalah klub indah, tapi saya tak tahu apakah saya seharusnya melihat karier saya seperti liburan di kota,” tutupnya.

Pelatih Barca, Ernesto Valverde, dewasa ini juga tak mau terus berkomentar soal De Jong. Valverde menyebut De Jong sebagai pemain Ajax dan Barca akan menghargai hal itu.

Faktor Keluarga Philippe Coutinho Terancam Batal Pindah ke MU

Philippe Coutinho

K24NEWS.ME – Keinginan Manchester United untuk merasakan jasa Philippe Coutinho kemungkinan bakal urung jadi kenyataan. Sebab, pihak keluarga Coutinho diklaim belum ingin pindah dari Barcelona dalam waktu dekat.

Coutinho memang dikabarkan berniat untuk pindah dari Barcelona. Karena, dia sudah tidak nyaman bermain di bawah asuhan Ernesto Valverde. Posisi Coutinho di tim utama Barca tidak dijamin oleh pelatih 54 tahun.

Situasi tersebut kemudian terpantau oleh pihak United. Dengan kekuatan finansial yang ada, United coba melirik peluang agar bisa memboyong mantan pemain Liverpool itu kembali ke Inggris. Tapi, rencana United bisa jadi akan batal.

Mengapa bisa begitu ? Simak ulasan lebih lengkapnya dibawah ini. 

Faktor Keluarga

Philippe Coutinho mempertimbangkan untuk pindah dari Barcelona lantaran sudah tidak lagi menjadi pilihan utama. Dia tidak puas hanya menjadi cadangan atau menjadi opsi kedua. Coutinho ingin bermain secara reguler di klub yang di bela. Sayang nya Coutinho tidak bisa pindah dalam waktu dekat.

Pemain asal Brasil kemudian didekati oleh pihak Manchester United. Ada rasa tertarik dari Coutinho.

Tapi, seperti dikuti dari Mundo Deportivo, kemungkinan kepindahan Coutinho ke United cukup kecil. Hal ini disebabkan oleh faktor keluarga sang pemain. Keluarga Coutinho sudah merasa betah tinggal di Spanyol dan tidak ingin pindah.

Coutinho kini tinggal bersama kekasih dan anak mereka yang baru saja lahir. Mereka menetap di Spanyol dan merasa nyaman. Keluarga Coutinho belum punya rencana pindah ke Inggris dalam waktu dekat ini.

Philippe Coutinho Siap Berjuang

Bukan hanya karena faktor keluarga, Coutinho juga punya tekad yang besar untuk bertahan di Barca dan memperjuangkan posisi inti. Eks pemain Inter Milan tersebut belum menyerah dan akan berusaha keras agar kembali jadi pilihan utama.

Setidaknya, Coutinho masih akan bertahan di Barca hingga akhir musim 2018/19 ini.

Pasalnya dia juga masih menunggu kepastian kontrak pelatih Ernesto Valverde dengan pihak Barcelona yang akan habis pada akhir musim. Jika Valverde pindah, maka Coutinho akan semakin mantap bertahan di Camp Nou.