Seputar Berita Terkini dan Terupdate SeIndonesia

Fan Liverpool Marah Gagal Dapat Tiket Gratis Liga Champions

Liverpool

Suporter Liverpool kecewa gagal dapat tiket VIP Liga Champions. (Reuters/Carl Recine)

Jakarta, K24news Indonesia — Ratusan penggemar Liverpool diberi harapan palsu oleh perusahaan Zavvi yang mengabarkan mereka memenangkan tiket VIP final Liga Champions 2019.

Final Liga Champions akan mempertemukan sesama klub Inggris, Tottenham Hotspur vs Liverpool di Wanda Metropolitano, Madrid, Sabtu (1/6) waktu setempat atau Minggu dini hari WIB.

Lihat juga: Alisson Sejajar dengan Kiper Top Liga Inggris

Dilansir dari Liverpool Echo pada Sabtu (11/5), penggemar Liverpool berang setelah tahu bahwa pesan tentang mendapat tiket VIP final Liga Champions merupakan kesalahan yang dilakukan Zavvi.

Perusahaan asal ritel asal London tersebut menjadi tuan rumah penyelenggara sebuah kompetisi yang berafiliasi dengan Mastercard dengan hadiah utama tiket final Liga Champions.

Liverpool
Liverpool akan menghadapi Tottenham di final Liga Champions. (Reuters/Paul Childs)

Awalnya, para penggemar sepak bola ini kegirangan menerima sebuah email yang memberitahu mereka telah memenangkan tiket ke Madrid.

“Kami di sini, Zavvi, mengucapkan selamat yang sebesar-besarnya karena Anda telah terpilih sebagai pemenang kompetisi Mastercard kami. Anda memenangkan tiket perjalanan VIP untuk dua orang dewasa, untuk menghadiri final Liga Champions di Madrid pada 2019,” demikian bunyi email tersebut.

Paket VIP tersebut termasuk dua tiket pertandingan final, akomodasi dua malam di hotel bintang empat, uang saku, biaya perjalanan, dan asuransi. Akan tetapi, belakangan Zavvi mengakui ada kesalahan dalam pengumuman tersebut.

“Kami memohon maaf yang tak terhingga karena telah memberikan harapan kepada pelanggan setia kami. Sayangnya, hanya ada satu pemenang,” kata juru bicara Zavvi.

Senada, juru bicara Mastercard juga menyampaikan kekecewaannya. “Kami pun sangat kecewa dengan kejadian ini dan bersimpati kepada banyak orang yang salah dihubungi oleh Zavvi. Kami telah meminta Zavvi untuk mengklarifikasi dan segera menyelesaikan masalah ini,” katanya.

Lihat juga; Dipermalukan Manchester United, Ancelotti Ejek Pelatih PSG Supaya Bunuh Diri

Sementara itu, sebagian penggemar tetap merasa tidak puas dengan permohonan maaf tersebut.

“Saya sangat senang dengan rencana liburan bersama ibu saya yang cacat. Sudah 15 tahun kami tidak liburan. Kejadian ini benar-benar mematahkan hati saya dan ibu. Anda memalukan, Zavvi,” ucap salah seorang penggemar.

Dipermalukan Manchester United, Ancelotti Ejek Pelatih PSG Supaya Bunuh Diri

Pelatih Paris Saint

Pelatih Paris Saint-Germain Thomas Tuchel memberi instruksi pada laga Liga Champions melawan Manchester United (MU) di Parc des Princes.

Jakarta, K24Bola Indonesia – Kekalahan dramatis Paris Saint-Germain dari Manchester United masih jadi pembicaraan. Teranyar giliran Carlo Ancelotti yang angkat bicara.

Ancelotti mengaku bakal meloncat dari jembatan jika berada di posisi pelatih PSG Thomas Tuchel. “Saya akan mencari jembatan terdekat dan menjatuhkan diri,” katanya, dilansir Calciomercato.

Lihat juga: Presiden Napoli Sebut Allegri Pelatih Yang Terobsesi Dengan Hasil

PSG dalam kedudukan nyaman pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions melawan MU di Parc des Princes, Kamis (7/3) dini hari. Mereka mengantongi keunggulan 2-0 usai mengalahkan The Red Devils di Old Trafford.

Namun, Kylian Mbappe dan kawan-kawan tertinggal 1-2 di babak pertama. Mereka akhirnya tumbang 1-3 dan tersingkir akibat agregat gol tandang.

Marcus Rashford jadi pahlawan Manchester United setelah mengeksekusi penalti pada injury time.

Tangani Napoli

Carlo Ancelotti.
Carlo Ancelotti.

Ancelotti sempat menangani PSG pada periode 2011-2013. Kini dia melatih Napoli. Sosok berusia 59 tahun itu baru saja membawa timnya mendekatkan diri ke babak perempat final Liga Europa usai membungkam Red Bull Salzburg 3-0, Jumat (8/3).

“Ini hasil bagus. Namun masih ada 90 menit dan kami perlu membenahi kelemahan,” ungkapnya.

Napoli selanjutnya menghadapi Sassuolo pada lanjutan Serie A, Minggu (10/3). Mereka tertinggal 16 angka dari pimpinan klasemen Juventus.

5 Pemain Manchester United Yang Absen Turut Rayakan Kemenangan

Man United

Selebrasi kemenangan pemain Man United pada leg kedua, babak 16 besar Liga Champions yang berlangsung di Stadion Parc des Princes, Paris, Kamis (7/3). Man United menang 3-1 atas PSG.

Jakarta, K24Bola IndonesiaManchester United berhasil lolos ke perempat final Liga Champions setelah mengandaskan perlawanan Paris Saint-Germain. Torehan itu pun dirayakan seluruh pemain MU, termasuk yang sedang absen.

Melawat ke markas PSG di Parc des Princes pada laga leg kedua 16 besar Liga Champions, Rabu (6/3) malam waktu setempat, The Red Devils mengantongi hasil buruk pada pertemuan pertama. Mereka kalah 0-2 dari Les Perisiens di Old Trafford, 12 Feb 2019.

Lihat juga: Presiden Napoli Sebut Allegri Pelatih Yang Terobsesi Dengan Hasil

Berdasarkan statistik di situs resmi UEFA, Manchester United tampil di bawah tekanan sejak bola digulirkan. Skuat Setan Merah hanya mencatatakan 32% penguasaan bola, berbanding 68% milik PSG.

Meski begitu, MU tampil lebih efektif. Memperoleh 4 peluang bagus dari 5 kesempatan, Manchester United berhasil membungkam Paris Saint-Germain denga skor 3-1.

Ke-3 gol kemenangan Manchester United disarangkan Romelu Lukaku pada menit ke-2 dan 30, serta eksekusi penalti Marcus Rashford menit ke-90+4. Sementara itu, gol tunggal PSG dicetak Juan Bernat menit ke-12.

Berkat hasil ini, The Red Devils berhak lolos ke perempat final Liga Champions musim ini. Mereka unggul produktivitas gol tandang atas Les Parisiens dengan agregat sama kuat 3-3.

Begitu wasit meniup peluit panjang tanda laga usai, seluruh pemain MU yang berada di lapangan ataupun di bangku cadangan langsung merayakan kemenangan tersebut.

Bukan hanya yang berada di lapangan, hasil positif itu juga dirayakan pemain Manchester United yang tengah absen. Berikut ini adalah ekspresi kegembiraan pemain MU merayakan keberhasilan lolos ke perempat final.

Paul Pogba

Paul Pogba
Gelandang Manchester United, Paul Pogba, melakukan selebrasi usai membobol gawang Brighton and Hove Albion pada laga Premier League di Stadion Old Trafford, Sabtu (19/1). Manchester United menang 2-1 atas Brighton and Hove Albion.

Gelandang timnas Prancis itu tidak bisa bermain pada laga kontra PSG akibat mendapatkan kartu merah dalam leg pertama 16 besar. Ahasil, Pogba pun harus menonton duel MU versus PSG dari tribune penonton.

Begitu pertandingan berakhir, Paul Pogba langsung bersorak kegirangan. Dalam video yang diposting di akun Instagram pribadi, Pogba merayakan kemenangan atas Paris Saint-Germain bersama legenda Manchester United, Patrice Evra.

No caption… @manchesterunited @patrice.evra #mufc

A post shared by Paul Labile Pogba (@paulpogba) on

Anthony Martial

Anthony Martial
Sejak kedatangan Solksjaer, masa depan Martial kembali bersinar. Mampu tampil impresif membuat United memperpanjang kontrak pemain Prancis tersebut selama lima tahun kedepan.

Martial juga tidak dapat tampil dalam pertandingan krusial melawan Paris Saint-Germain. Winger 23 tahun tersebut terpaksa absen karena belum sepenuhnya pulih dari cedera pangkal paha.

Dia pun menyaksikan duel MU melawan PSG dari layar kaca. Ekspresi tegang diperlihatkan Martial saat Marcus Rashford akan mengeksekusi penalti.

Setelah Rashford berhasil membobol gawang Les Parisiens dari titik putih, Anthony Martial langsung berteriak. “Bagus teman-teman, aku sangat senang,” tulis Martial di akun Instagram nya.

Well done boys i’m so happy ?? ??? @manchesterunited

A post shared by Anthony Martial (@martial_9) on

Jesse Lingard

Jesse Lingard
Gelandang Manchester United, Jesse Lingard berebut bola dengan bek Paris Saint-Germain, Juan Bernat pada leg pertama 16 besar Liga Champions di Stadion Old Trafford, Selasa (12/2). Manchester United berhasil dikandaskan PSG, 0-2.

Sama seperti Martial, Lingard juga tidak bisa bermain akibat cedera. Pemain timnas Inggris itu dibekap cedera hamstring dan diprediksi bakal absen cukup lama.

Tidak mau ketinggalan pertandingan melawan PSG, Jesse Lingard mendukung Manchester United dari layar kaca. Dia pun bersorak heboh begitu pertandingan berakhir.

“Sangat menyukai ini teman-teman, benar-benar suka dengan hasil ini. Percaya, mental United,” tulis Lingard di akun Instagramnya.

Juan Mata

Juan Mata
Juan Mata – Gelandang Man United tersebut mampu tampik apik di posisi Gelandang serang. Namum dirinya harus bersaing ketat dengan pemain yang jauh lebih enerjik macam Isco dan Wonderkid Marco Asensio.

Gelandang asal Spanyol tersebut masuk dalam daftar pilar penting MU yang dihantam cedera. Akibatnya, dia harus menepi dan tidak dapat memperkuat Manchester United menghadapi PSG.

Meski tidak bermain, Juan Mata tetap memberikan dukungan buat Manchester United. Dia bersorak kegirangan begitu Marcus Rashford berhasil membawa Setan Merah memimpin 3-1 atas Paris Saint-Germain.

“Luar biasa,” tulis Mata di akun Instagramnya.

06.03.2019. UNBELIEVABLE ??❤️@manchesterunited ?⚪️⚫️ #mufc #UNITED

A post shared by Juan Mata (@juanmatagarcia) on

Nemanja Matic

Nemanja Matic
Gelandang Manchester United, Nemanja Matic merayakan gol ke gawang Crystal Palace dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Selhurst Park, Senin (5/3). Gol ini dibuatnya di penampilan Matic yang ke-38 sejak direkrut MU musim panas tahun lalu.

Luapan kegembiraan juga diperlihatkan gelandang jangkar Manchester United, Nemanja Matic. Matic yang tidak bisa bermain akibat cedera otot menonton duel melawan PSG bersama keluarganya dirumah.

Ketika Rashford berhasil mengonversikan penalti, gelandang 30 tahun tersebut langsung berlari ke depan televisi. Dia merayakan gol tersebut bersama putranya.

??????⚽️⚽️⚽️

A post shared by Nemanja Matic (@nemanjamatic) on

Cristiano Ronaldo Balas Ejekan Fans Atletico Madrid Dengan Gestur Super Pede

Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo setelah laga kontra Atletico Madrid pada leg pertama 16 besar Liga Champions 2018-2019 di Wanda Metropolitan Stadium, Kamis dini hari WIB (21/2/2019). Juventus kalah 0-2

K24News Bola Indonesia – Kekalahan 0-2 Juventus dari Atletico Madrid dalam leg pertama 16 besar Liga Champions 2018-2019 tentu bukan seperti yang diharapkan Cristiano Ronaldo. Kembali ke Wanda Metropolitan Stadium kali pertama sejak musim panas tahun lalu, Ronaldo harus menerima kenyataan, tim barunya kalah.

Namun, Cristiano Ronaldo tetaplah Ronaldo. Kekalahan tidak membuatnya jadi inferior di kandang lawan. Dia tetap percaya diri.

Lihat juga: Mau Richarlison, Chelsea Diminta Siapkan Banyak Uang

Seusai pertandingan, Kamis dini hari WIB (21/2), pemain 34 tahun itu tertangkap melayangkan gesture mengangkat tangan kanannya ke bagian dadanya. Ia meretangkan seluruh jari tangan kanannya, mengirim pesan “lima”.

Gesture itu dia perlihatkan kepada fans Atletico yang kerap meneriakinya selama pertandingan hingga usai laga.

Ronaldo seperti ingin mengindikasikan kepada fans tuan rumah berapa kali dia sudah memenangi gelar juara Liga Champions.

Ketika berjalan di area mixed zone setelah pertandingan, di hadapan jurnalis, Ronaldo melempar komentar yang ditujukan kepada tuan rumah dan pendukungnya. “Saya punya 5 gelar Liga Champions, kalian (Atletico) sama sekali tidak punya.”

Mantan bintang Real Madrid itu memenangi trofi si Kuping Besar sekali bersama Manchester United dan 4 kali saat membela Los Blancos.

Meski dinilai berat, Cristiano Ronaldo masih memiliki asa membalikkan keadaan dalam leg kedua. Saat Juventus giliran mendapat jatah menjamu Atletico Madrid pada leg kedua di Allianz Stadium, Rabu (13/3).