Seputar Berita Terkini dan Terupdate SeIndonesia

Megawati soal Nama Menteri: Tunggu Tanggal Main

Jakarta, K24news Indonesia — Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengaku sudah mengantongi nama-nama kader partainya yang akan diproyeksikan menduduki jabatan atau posisi strategis termasuk menteri. Megawati mengklaim telah mengetahui soal data rekam jejak itu.

“Dan kalau saya mau melihatnya itu baru ada yang saya suruh dan boleh mengetahui. Sehingga saya dapat memutuskan bahwa orang ini bisa menjadi, bukan hanya seorang menteri saja, tapi orang ini bisa ditugasi ke sini, orang itu bisa ditugasi kesana dan sebagainya,” kata Megawati usai penutupan Kongres V PDIP di Bali, Sabtu (10/8).

Dia masih enggan untuk memberitahukan kepada publik siapa sosok dari PDIP yang akan disodorkan atau diproyeksikan menjadi menteri di pemerintahan Presiden Joko Widodo jilid II.

“Kalau hal yang jadi, kalau urusan menteri dan sebagainya, ya tunggu aja tanggal mainnya. Terima kasih,” kata Megawati.

Lihat juga: Anies Tak Sadar DKI Sudah Satu Tahun Tak Punya Wagub

Sebelumnya, Ketua PDIP Bidang Pertahanan, Pemerintahan dan Keamanan Puan Maharani menyatakan bahwa Megawati sudah mengantongi nama kandidat yang akan duduk di kursi menteri pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

“Nama sudah ada di kantong ketua umum ya tapi nanti lah masih Oktober masih lama,” kata Puan di Hotel Grand Inna Bali Beach, Jumat (9/8).

Saat ditanya siapa saja kandidat itu, Puan enggan merinci. Hanya saja, kata Puan, sudah ada lebih dari 10 nama yang bakal menjadi kandidat menteri kabinet Jokowi-Ma’ruf.

“Ya lebih dari 10 lah. Kan kemarin presiden bilang bahwa Insya Allah PDIP akan mendapatkan posisi lebih banyak karena memang suaranya lebih banyak dan merupakan partai pemenang pemilu,” kata Puan.

Megawati
Puan Maharani.

Sebelumnya pada pidato di pembukaan Kongres PDIP, Kamis (8/8), Megawati terang-terangan meminta jatah menteri terbanyak untuk PDIP. Megawati menolak jika Jokowi hanya memberikan jatah menteri sedikit.

“Ini di dalam kongres partai, Bapak Presiden. Saya meminta dengan hormat bahwa PDI Perjuangan akan masuk kedalam kabinet dengan jumlah menteri yang harus terbanyak. Sip,” ujar Megawati sambil tersenyum dan mengacungkan kedua jempolnya, Kamis (8/8).

Dia pun meminta kepada Jokowi agar tidak menolak permintaan itu. “Jangan nanti, ‘Ibu Mega, saya kira karena PDI sudah banyak kemenangan, sudah ada di DPR, nanti saya kasih cuman 4 ya’. Emoh,”  kata Megawati sambil tertawa.

“Tidak mau, tidak mau, tidak mau,” ujarnya.

Megawati
Presiden Joko Widodo di Kongres ke-V PDIP.

Pada kesempatan berbeda, Jokowi menjawab permintaan Megawati saat menyampaikan pidato di kongres tersebut. Dia memastikan kader PDIP akan menduduki jabatan menteri terbanyak.

“Soal menteri, tadi Ibu Mega bilang ya jangan 4 doang. Tapi kalau yang lain 2 tapi kan PDIP 4. Kalau yang lain tiga, PDIP 6? Belum tentu juga,” ujar Jokowi.

“Tapi yang jelas PDI Perjuangan pasti yang terbanyak. Itu jaminannya saya,” kata Jokowi.

Prabowo Pamit Pulang ke Megawati: Saya sudah Kena Banyak Pukul

K24news Indonesia – Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto telah memenuhi undangan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk datang ke Kongres V Partai berlambang banteng moncong putih tersebut. Dia pun langsung meninggalkan tempat acara di Grand Inna Bali Beach Hotel, Sanur.

Tidak lama kemudian, saat sudah di dalam mobil, Prabowo melihat Megawati bersama Prananda Prabowo dan Puan Maharani berada di Lobby. Kemudian dia turun dan berpamitan.

“Bu saya duluan ya. Terima kasih,” kata Prabowo berpamitan dengan Megawati di lokasi, Kamis (8/8).

Tidak lama berselang, Puan Maharani langsung mengeluarkan telepon genggamnya dan melakukan swafoto.

Usai melakukan swafoto, Prabowo sempat membaca candaan Megawati dalam pidato kongres tadi.

Lihat juga; Bursa Wali Kota Surabaya, Djarot Sebut Ahok Belum Tertarik

“Saya sudah kena banyak pukul,” canda Prabowo di balas dengan tertawa bersama.

Sebelumnya, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri meminta partai besutannya itu memiliki kedisiplinan penuh. Menurut Megawati, kalau disiplin maka solid bergerak menjadi 1 .

Kemudian, Megawati sambil mengepalkan tangan seperti tinju yang menurutnya merupakan lambang kesolidan. Sebaliknya, menurut Mega, kalau tangan melambai itu bukan seperti tinju tetapi melambaikan tangan.

“Tinju saja mana ada tinju begini. Benar apa tidak? Kan pasti semua tinju diajarin begini, dak…dak…,” kata Mega sembari mempraktikan gerakan meninju saat pidato pembukaan Kongres V PDIP di Grand Inna Bali Beach Hotel, Sanur, Denpasar, Kamis (8/8).

Tingkah Megawati itu pun mengundang tawa kader dan tamu undangan yang hadir termasuk Ketum Gerindra Prabowo Subianto.

Megawati kemudian menyebut dirinya sebagai perempuan yang cantik, sehingga tidak sepatutnya bertinju. Malah, Megawati bercandamalah menyebut nama Prabowo.

“Sayang saya perempuan. Sudah begitu cantik lagi. Masa saya tinju-tinju. Tetapi masa saya tinju sama Pak Prabowo?” canda Mega.